Januari 17, 2008
Thailand.
Negara yg paling sering saya cela bahasanya. Vocab-nya yang janggal, nama-nama orang yang aneh-aneh sejenis Ayam, Pithon, dan anggota bonbin lainnya, dan dialeknya yang sengau. Anda tau apa bahasa Thailand-nya kuda? “Maaaaak.” Itu cara pengucapannya. Harus panjang dan cempreng. Saya selalu mencela, kenapa mereka menganggap kuda adalah emaknya.
Lalu mereka bikin film.
Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
Reviews | Ditandai: 2006, horror, thailand |
Permalink
Ditulis oleh vivid95
Januari 17, 2008
Sebelum saya mereview perkenankan lah saya mengajukan beberapa pertanyaan:
1. Apa yang anda lakukan apabila anda melihat hantu?
2. Apa yang anda lakukan apabila anda terdampar ke rumah sakit berhantu?
3. Jika anda pacaran dan pengen „berbuat“, perlu ga dikerjakan di hutan/kebun padahal rumah anda sepi karena ortu plus pembokat pun ga ada.
Cukup tiga pertanyaan itu dulu. Film Suster Ngesot versi FTV ini benar2 sebuah film horror, tentu dalam artian yang tidak sebenernya. Pertanyaan2 di atas akan anda temui bila anda menonton film ini. OK mari kita bahas satu persatu..
Baca entri selengkapnya »
1 Komentar |
Reviews | Ditandai: horror, indonesia, tv |
Permalink
Ditulis oleh vivid95
Januari 17, 2008

Sebelum anda protes atas lima bintang saya ini, coba perhatikan poster dan taglinesnya.
”fear not of the devil, fear the psycopath.
you’re never know how close death becomes”
dulu, waktu situs resminya masih buka, kita bisa menikmati indlish2 lainnya, contoh:
- beware your eyeball
- are they last holiday?
saya bukan native speaker, jadi mungkin ga punya hak untuk menjudge. karena itu saya ga akan menjudge. Saya hanya akan menertawakan.
Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
Reviews | Ditandai: 2005, horror, indonesia |
Permalink
Ditulis oleh vivid95
Januari 17, 2008
Sebelum kami me review film “BERBAGI SUAMI”, ada baiknya kami mereview salah satu film horor yang lumayan masih baru indonesia yang berjudul “HANTU JERUK PURUT”. Disutradarai oleh pemenang FFI 2006 dan didanai oleh (tentu saja) para mafioso “shitnetron” india ga penting, film ini SANGAT TIDAK LAYAK tonton bagi tua dan muda.
Kami bener2 mengharapkan kali ini KOya Pagayo sang sutradara menunjukan kelas sebagai sutradara peraih piala citra tahun lalu melaluii film “Ekskul”. Secara teknis, boleh lah film ini bisa ditonton, namun sebagaimana film2 horor nya yang terdahulu, suasana film ini bener2 suram sampe2 kamipun hampir saja tertidur andai saja suara2 efek yang super duper disturbing saat setan2 kuntilanak dan headless pastur bermunculan sepanjang film ini. Kami yakin bahwa, hampir semua film koya disponsori oleh pemerintah melalui PLN agar bangsa indonesia irit energi, karena rumah tinggal mewah bahkan rumah sakit selalu minim cahaya alias gelap.
Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
Reviews | Ditandai: 2006, horror, indonesia |
Permalink
Ditulis oleh vivid95
Januari 12, 2008
Akhirnya saya mendapatkan juga film ini. Sejak ngeliat trailernya di Youtube, saya sangat tertarik untuk menontonnya, karena dulu pas SD di kelas saya sering sekali ada bangku kosong, meskipun alasannya bukan karena ada hantunya, tapi karena ada murid yang pernah kecepirit di situ jadi anak-anak lain males menduduki bangku bau itu.
Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
Reviews | Ditandai: 2007, horror, indonesia |
Permalink
Ditulis oleh vivid95